Gelar Pelatihan Baca Al Qur’an huruf Braile
Bertempat di Mesjid Shiddiqulmuhajirin, Minggu
(20/11/16) Komunitas Keluarga Tuna Netra Berkebutuhan Rumah melaksanakan
kegiatan pelatihan membaca Al Qur’an dengan huruf Braile.
Yanto selaku
ketua panitia pelaksana menyatakan
kegiatan pelatihan ini diikuti oleh lebih kurang lebih 60 orang peserta
yang tergabung dalam KKTBR dari wilayah Bandung dan sekitarnya.
Sementara Atourohman selaku Ketua Komunitas
Keluarga Tuna Netra Berkebutuhan Rumah (KKTBR) dalam sambutannya menyatakan
bahwa Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama dengan pihak LSM Ummi Maktum Voice.
Ato menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini
terselenggara atas kerjasama dengan LSM Ummi Maktum Voice.
Menurut Ato Ummi Maktum Voice telah menyumbangkan 60 Al Qur’an huruf Braile
untuk komunitas tersebut.
Atourohman juga mengucapkan terima kasih kepada pihak
DKM Shiddiqulmuhajirin, RT 10, dan RW.22 yang telah memfasilitasi kegiatan
tersebut.
Ukon Jamiat, selaku Ketua RW.22 dalam sambutannya mengapresiasi
dan merasa bangga wilayahnya menjadi tuan rumah kegiatan pelatihan Al Qur’an huruf Braile. Apalagi yang menjadi ketua dari Komunitas
KKTBR merupakan salah satu warga RW.22.
Ukon juga berharap dengan Kegiatan pelatihan ini, mereka
yang mempunyai kekurangan fisik tidak bisa melihat, diharapkan bisa membaca Al
Qur’an huruf Braile.
Mudah-mudahan dengan kegiatan tersebut, akan
memotivasi yang lainnya terutama yang mempunyai kesempurnaan fisik untuk lebih semangat
lagi dalam belajar Alqur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari demi
kemajuan syiar Islam.
Sejarah mencatat, sahabat Nabi Muhammad yang
bernama Abdullah Ummi Maktum adalah penyandang Tuna netra. Beliau selain memiliki keistimewaan sebagai seorang muadzin
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, juga merupakan orang kepercayaan Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam. Saat Rasulullah melakukan safar berangkat ke medan
perang, beliau selalu mengangkat Abdullah bin Ummi Maktum menjadi wali Kota
Madinah menggantikan beliau yang sedang bersafar. Setidaknya 13 kali Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkatnya sebagai wali kota sementara
di Kota Madinah.
Acara
juga diisi oleh Tausiyah dan tanya jawab bersama narasumber Ustad Hamidi, S.Ag ( Ketua DKM Shiddiqulmuhajirin)
dan Ustad Zainal Mutaqin (Ketua Ponpes Al Ikhwan). Serta dimeriahkan oleh penampilan
Qosidah ibu-ibu Majlis ta’lim Shiddiqulmuhajirin.
(Kon)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar